“Aku ingin seperti Fatimah Az Zahra yang seumur hidupnya tidak pernah dimadu oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib.” Hafid tertegun menatap ke arah Annisa. Dia kemudian meraih jemari lentik istrinya dan menggenggamnya dengan lembut. “Insya Allah, sayang,” Hafid memeluk istrinya. Isakan lirih Annisa berubah menjadi hujan air mata.