Aisyah : istri Rasulullah dunia dan akhirat
al-AsymawiAbdurrahmanbinShalih
あらすじ
Melalui secarik kain sutera hijau di tangan Jibril, Aisyah dihadirkan sebagai penyanding kemuliaan Khadijah untuk Rasulullah Saw, sebagai istri dunia-akhirat. Sejak awal, Aisyah memang telah dipersiapkan untuk mendampingi dan menyokong Pengemban Risalah ini. Lahir dari keluarga yang memiliki akidah Islam yang kokh, dengan bimbingan seorang ayah yang digelari al-'Atiq dan ash-Shiddiq. Aisyah mampu mendampingi Rasulullah sebagai istri yang paling beliau cintai. Di mata para sahabat pun Aisyah sangatlah istimewa. Berbagai pertanyaan pelik yang diajukan para sahabat seputar hukum wahyu, perilaku Nabi, dan lainnya, mampu ia jawab dengan jelas dan tuntas. Hanya Aisyah, satu-satunya istri Rasulullah Saw yang disucikan kehormatannya dari fitnah melalui wahyu Allah. Di rumah dan di pangkuan Aisyah pula, Rasulullah Saw mengungkapkan keinginan terakhirnya untuk menghadap Sang Khalik selamanya. Sebuah babak istimewa dari kehidupan yang sempurna Romantika Sayyidah Hawa, kesahajaan Sayyidah Asiyah, kesucian Sayyidah Maryam, dan kegigihan Sayyidan Khadiyah, semuanya tercermin dalam sosok fenomenal Sayyidah Aisyah. Dialah wanita penjaga moralitas dan intelektualitas Islam sepanjang zaman. Sutera hijau telah menghadirkan dirinya menjadi pendamping abadi Rasulullah Saw.