あらすじ
ini merupakan buku penelitian tentang preman. Perebutan ruang publik antara preman dan laskar. Menurut preman, privasi atau hak mereka untuk menikmati hobby atau hiburan terganggu oleh aksi laskar, sedangkan bagi anggota laskar, penghilangan kemaksiatan adalah bagian dari kewajiban mereka sebagai muslim. Permasalahan muncul ketika sebagian besar anggota laskar adalah mantan preman yang baru belajar Islam itu sendiri. Mereka sering melakukan aksi kekerasan yang melampaui batas dan kadang bertentangan dengan ajaran Islam. Mereka bersemangat melakukan aksi fisik, tetapi mereka kurang bersemangat dalam belajar Islam itu sendiri. Ada pertanyaan besar, apakah ada sesuatu yang tidak tepat dalam pembinaan, ataukah ada kepentingan dari sebagian anggota laskar dalam melakukan kegiatan bersama laskar. Untuk itu, penelitian ini menitikan beratkan pada pemahaman keislaman ikhwan mantan preman, faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman mereka dan dampak pemahaman mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitative, dengan pendekatan interaksiosme simbolik. Pendekatan ini menjelaskan tentang tindakan seseorang berdasarkan pemahaman mereka pada symbol yang berada di sosial. Pemahaman akan pemaknaan symbol ini tumbuh karena adanya interaksi sosial. Untuk mendukung penelitian, peneliti menggunakan teori belajar sosial dan psikologi dakwah dalam pembentukan kepribadian muslim.
