Pernikahan dini bukan hanya sekadar persoalan usia, tetapi juga menyangkut kesiapan fisik, mental, emosional, serta sosial dari individu yang menjalaninya. Dalam buku ini, penulis mencoba menyajikan berbagai dampak yang timbul akibat pernikahan dini, baik dari sisi psikologis, pendidikan, kesehatan, hingga aspek ekonomi dan hukum. Penulisan ini diharapkan dapat memperkaya literatur serta membuka ruang diskusi yang lebih luas dalam upaya pencegahan dan penanggulangan praktik pernikahan dini di masyarakat. Buku ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi kalangan akademis, namun juga bagi masyarakat luas, khususnya para orang tua, pendidik, dan lembaga pemerintahan yang memiliki peran penting dalam pencegahan pernikahan dini. Dengan semakin banyaknya orang yang sadar akan bahaya dan dampak pernikahan dini, saya yakin bahwa kita dapat menciptakan perubahan positif dalam masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.