あらすじ
Diterjemahkan dari Can't Wait to Get to Heaven karya Fannie Flagg. Terbitan Random House, New York 2006. Elner masih hidup! Atau, lebih tepatnya, kembali hidup! Mereka jadi bingung, mau menangis atau tertawa, ya? Penasaran kan, apa yang sebenarnya terjadi? The Day I Die merupakan kisah yang sangat lucu, penuh misteri, tetapi juga menghangatkan hati. Elner yang sudah begitu dekat dengan kematian pun akhirnya mengerti jawaban atas pertanyaan, mengapa manusia dilahirkan ke dunia dan seperti apa sih sebenarnya Surga itu? Nah, apakah itu juga pertanyaan yang sering mengusik hati kita? [Mizan, Hikmah, Novel, Indonesia]
作品考察・見どころ
ファニー・フラッグが描く本作の真髄は、死という重いテーマを、驚くほど軽やかで温かなユーモアへと昇華させた筆致にあります。主人公の「生還」を軸に、平凡な日常がいかに宝石のような輝きに満ちているかを、読者の魂に直接語りかけてくるのです。単なるコメディの枠を超え、生者の愛おしさと死生観を優しく再定義する文学的な豊かさがここに極まっています。 物語に込められたのは、私たちはなぜ生きるのかという問いへの愛に満ちた回答です。エルナーが周囲に広げた幸福の波紋は、読者自身の人生をも肯定する大きな力を持っています。天国を恐怖ではなく安らぎとして描き出した本作は、読み終えた瞬間に世界が昨日より少し明るく見える、魔法のような一冊と言えるでしょう。

























