Matahari masih memancar di ufuk timur. Namun, di ujung pagi Selasa itu, keterikannya mulai dirasakan oleh kulit yang lembut. Dan sang bayu sepoi-sepoi berhembus dari arah laut membelai mesra, seperti usapan jemari lembut ke atas dedaunan dan dedebuan yang menghalangi jalannya. Melengkapi kesyahduan suasana hari itu datang dari ciapan dan cericit burung-burung, kokok dan kotek ayam-ayam jantan dan betina. Pendek kata, suasana kampung di pulau itu begitu damai dan nyaman. Memang hari itu sungguh cerah dan indah.