あらすじ
Dalam perkembangan penyebaran agama Islam di Jawadwipa dan di kawasan Nusantara, peran Sunan Kalijaga sangat dominan dan besar jasanya. Demikian juga dalam penataan perikehidupan sosial bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Beliau memberi contoh, bimbingan dan “wejangan” bagaimana menjadi rakyat dan pemerintah yang baik dalam suatu Negara. Beliau juga berhasil merencanakan dasar-dasar tata pemerintahan dan bentuk bangunan tata kota, yang bersumber pada budaya dan falsafah masyarakat Jawadwipa. Contoh nyata adalah peletakan dasar-dasar pemerintahan dan tata kota Kesultanan Demak Bintoro, serta kelanjutan suksesi kepemimpinan yang kemungkinan ada kecenderungan konflik sehingga menjadi terhindarkan. Keberhasilan Sultan Patah didalam memimpin Kesultanan Demak Bintoro senantiasa sinergis dengan pola pemikiran, pengaruh dan kehebatan Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga sebagai penasihat sultan dan pembimbing keluarga kesultanan, juga arsitek pembangunan Masjid Agung Kesultanan dan Istana Kesultanan Demak Bintoro itu sendiri. Sunan Kalijaga pula yang merencanakan bagaimana bentuk, bahan dan makna falsafah dari segala atribut kebesaran Kesultanan Demak Bintoro dan Masjid Agung Kesultanan. Motif dan relief yang seperti apa, yang sekiranya mudah dipahami oleh masyarakat tetapi tidak melanggar syareat Islam.