あらすじ
“Atau perlu mereka kukirim mereka ke galaksi lain yang lebih suram supaya mereka tidak merasa angkuh? Apa mereka perlu kuleburkan dalam panas membara yang keluar dari intiku? Apa mereka perlu kuhancurkan dengan lidah-lidah apiku? Atau aku hanya perlu menyampaikan kejadian ini pada Dia, Sang Empunya Alam Semesta? Ahhh … tentu saja. Aku akan membuat cerita, kuberi bumbu sebanyak-banyaknya, kupelintir realita hingga Dia percaya hanya kepadaku saja lalu memberi hukuman yang pantas untuk mereka berdua. Bagaimana menurut kalian?” “Para Panglima-ku. Dengar! Masalah Bintang Kejora dan Bintang Jatuh sudah selesai. Mereka sudah mendapatkan sanksi atas apa yang mereka perbuat. Mereka pikir mereka hebat? Tidak. Mereka rasa mereka penting? Tidakk. Sekali lagi ... TIDAK. Dia tentu saja lebih percaya padaku dan menghukum mereka sesuai permintaanku. Bahkan Ratu Chandra tak bisa mengubah keputusan Dia untuk menyelidiki lebih lanjut. Ha ha ha ha ha! Biar mereka kapok! Seenaknya mempermainkan Baginda Bagaskara. Ha ha ha ha ha ....” tawanya menggelegar memenuhi balairung langit. Bagaimana nasib Bintang Kejora dan Bintang Jatuh selanjutnya? Kemana perginya mereka berdua? Bagaimana perjalanan hidup mereka? Bisakah mereka kembali ke Kerajaan Langit?



