Buku "Kumandhange Tembang Pungkasan" merupakan cerita pendek berbahasa Jawa yang mengisahkan kehidupan para mantan gerilyawan Laskar Panji Lelana pada masa revolusi melawan Belanda. Cerita berpusat pada tokoh Pitaya, Seta, dan Prayitno, serta memori mereka tentang seorang penyanyi keroncong bernama Sukaeni, yang menggunakan nama samaran "Pacar Banyu" sebagai mata-mata Belanda.