あらすじ
Bentuk dinamika hubungan guru-murid yang beraneka ragam di dalam kebudayaan Jawa itu hendak diuraikan dalam kumpulan artikel ini. Maguru: Ruang Pasinaonan Jawa yang menjadi judul dari kumpulan tersebut mencoba mengupas mengenai guru dan murid yang secara tidak langsung menunjukkan adanya berbagai strategi pembelajaran dalam pentransferan ilmu dari guru kepada muridnya dalam budaya Jawa, dari waktu lampau hingga kekinian. Maguru dijabarkan oleh Poerwadarminta (1939: 157) sebagai ‘ngangsu kawruh’ yang bisa juga dimaknai ‘belajar’ dalam bahasa Indonesia. Sementara Pasinaonan dijabarkan sebagai ‘piwulang; babagan sinau. (Poerwadarminta, 1939: 475) atau dapat dimaknai ‘pembelajaran. Secara keseluruhan Maguru: Ruang Pasinaonan Jawa dapat dimaknai sebagai belajar dengan strategi pembelajaran Jawa.